Berislam Secara Biasa

Mengenal Islam adalah salah satu anugerah terindah dalam hidup kaum muslimin, begitu juga adanya dengan saya. Dibesarkan dalam lingkungan yang islami, belajar Islam, mengenal Islam dan akhirnya mengaku menjadi muslim. Meskipun mungkin awalnya keisalaman itu hanyalah karena keturunan.

Menyikapi banyaknya masalah yang muncul dalam kehidupan, utamanya yang berkaitan dengan Islam, saya mengambil beberapa sikap untuk tidak terlalu fanatik atau mengambil hati.

Bersahabat dengan Masalah

Disclaimer
Postingan ini hanyalah pandangan tentang hidup yang dikemukakan oleh beberapa orang, termasuk diri saya.
Maaf jika ada yang tak sesuai dengan aturan, mungkin terkesan sok dewasa dan sok bijak, tapi itulah memang adanya. Hehe …
Meski pun lebih bersifat curhat, diharapkan saran dari berbagai pihak demi kesempurnaan menyikapi hidup yang penuh dengan masalah ini.

Hujan “Menurunkan” Kadar Keimanan

Sejak Bulan Desember 2007 hingga Februari 2007, sebagian besar wilayah Indonesia diguyur hujan. Makassar juga begitu adanya. Hujan deras, bahkan kadang angin kencang yang menyertainya membuat masyarakat perlu lebih waspada.

Pepatah sedia payung sebelum hujan begitu amat sangat benarnya di bulan ini. Tentu saja tanpa payung, aktivitas luar ruangan akan terganggu. Sedikit atau banyak.
Ternyata, menurut pengalamanku,

Kawin Kontrak = Pelacuran

Program Televisi berjudul “Telusur” yang ditayangkan di salah satu chanel televisi swasta tanggal 7 Februari 2008 kemarin mengupas tentang kawin kontrak. Mungkin banyak diantara kita yang telah mengenalnya, mengenal secara istilah, mengenal secara teori, atau juga ada yang mengenalnya karena baru-baru saja menjadi judul film layar lebar yang belum cukup sebulan tayang di T’O (Twenty One Cinema = Bioskop 21, :D).

1 2 3 4