Hujan “Menurunkan” Kadar Keimanan

Sejak Bulan Desember 2007 hingga Februari 2007, sebagian besar wilayah Indonesia diguyur hujan. Makassar juga begitu adanya. Hujan deras, bahkan kadang angin kencang yang menyertainya membuat masyarakat perlu lebih waspada.

Pepatah sedia payung sebelum hujan begitu amat sangat benarnya di bulan ini. Tentu saja tanpa payung, aktivitas luar ruangan akan terganggu. Sedikit atau banyak.
Ternyata, menurut pengalamanku,

Kawin Kontrak = Pelacuran

Program Televisi berjudul “Telusur” yang ditayangkan di salah satu chanel televisi swasta tanggal 7 Februari 2008 kemarin mengupas tentang kawin kontrak. Mungkin banyak diantara kita yang telah mengenalnya, mengenal secara istilah, mengenal secara teori, atau juga ada yang mengenalnya karena baru-baru saja menjadi judul film layar lebar yang belum cukup sebulan tayang di T’O (Twenty One Cinema = Bioskop 21, :D).

I love You Allah

Apa yang dapat kulakukan untuk dapat membuktikan bahwa aku cinta padamu? Sungguh, hingga saat ini aku tak pernah bisa menguasai diriku dengan menyerahkan setiap detikku pada-Mu. Seperti janjiku pada kekasih-kekasihku yang lain, Kau juga menjadi korban keganasan hatiku yang sakit, yang terperi oleh duka, yang kering tanpa embun. Tapi dasar Kau memang begitu menyayangiku.

Makassar

Apa yang sahabat tau tentang Makassar?

  1. Makassar adalah ibukota Propinsi Sulawesi Selatan.
  2. Makassar pernah berubah nama menjadi Ujung Pandang, lantas kembali lagi menjadi Makassar.
  3. Makassar mempunyai sebuah tim sepakbola bernama PSM (Persatuan Sepak Bola Makassar)
  4. Makassar memiliki pantai losari. Pernah menjadi tempat penjual kaki lima terpanjang, lebih dari 1 km.
  5. Pedagang Pantai Losari kini berpindah tempat di Pantai Laguna. Nama yang berbeda dengan posisi yang berdekatan, jalan utama ke Tanjung.

PMR, Tempat Belajar Kepedulian

Tadi malam, OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) SMAN 1 Bone-Bone mengadakan kegiatan Diklatsar PMR (Palang Merah Remaja) Angkatan VII. Hmmm … Sebagai sebuah kegiatan sosial, PMR menjadi ajang siswa untuk belajar lebih peduli pada sesama. Tepat! Tema kegiatannya sendiri adalah Tingkatkan Kepedulianmu pada Sesama. Pesertanya lumayan banyak, 90 orang. Banyak kan? 🙂

Bagi yang pernah ikut Diklatsar PMR pasti akan tau betapa kegiatan itu dipenuhi dengan perjuangan kemanusiaan. Tentu tidak seberat medan aslinya jika terjadi bencana. Berbagai simulasi bencana dilakukan. Yang paling seru tentunya jalan malam, prosesi adat yang dilakukan untuk mengukur kekuatan peserta Diklatsar. Kegiatan jalan malam dimulai pukul 01.00 Wita. Hufh. Pastinya masih banyak peserta yang mengantuk setelah seharian beraktivitas. Jam semalam itu harus bangun, berjalan menyusuri medan berbahaya yang dipenuhi dengan aral rintangan.

1 2 3 4 5