Apa Benar Hidup Ini Berat?

Alhamdulillah, bulan kemarin telah menunaikan salah satu rangkaian mimpi yang kami susun sejak setahun kemarin. Sebuah mimpi yang Insya Allah menyangkut kebahagiaan orang lain.

Tapi di saat bersamaan, berbagai masalah datang. Hingga hati galau, sesak tiada terkira, layaknya sejoli muda yang terluka karena cinta.

Strategi Manajemen OSIS SMAN 1 Bone-Bone

Sebagai organisasi elite di sekolah, OSIS memang mestinya mampu menjadi salah satu wadah perkembangbiakan virus organisasi bagi siswa. Setiap siswa, dilantik atau tidak, akan masuk menjadi anggota OSIS ini. Setelah beberapa tahun dibina oleh Pak Aruji, OSIS SMAN 1 Bone-Bone kini berpindah tampuk kepemimpinan. Sayangnya, perpindahan ini menyisakan berbagai permasalahan kecil. Tentunya mesti sadar, bahwa masalah layaknya batu, bisa menjadi dua pilihan, batu loncatan atau malah batu peremuk.

Hmmm .. Ini curhat yang mungkin bisa ditanggapi oleh beberapa anggota senior dan mantan pengurus OSIS SMAN 1 Bone-Bone. Tentunya, tak terlepas dari keinginan untuk menjadi sekolah hebat di Luwu Utara.

Menghabiskan Kegagalan

Saya suka dengan beberapa penggal kalimat yang diucapkan Pak Maryo Teguh dalam acaranya di sebuah televisi swasta. Kata beliau, dalam hidup ini setiap orang punya jatah untuk gagal dan sukses. Setiap orang harus menghabiskan jatah kegagalannya sebelum akhirnya merasakan kesuksesan. Kalimatnya sederhana, simpel dan begitu mudah dipahami.

Bagaimana Kualitas Film Indonesia Menurutmu, Sahabatku?

Berbicara tentang film, salah satu yang paling saya gemari adalah sequel The Bourne Ultimatim. Hebatnya film ini bagi saya pribadi adalah, The Bourne, bintang utama dalam cerita ini telah dicuci otaknya sehingga tak tau siapa dirinya. Yang ia tau, dirinya selalu menjadi target pembunuhan. Ia sebenarnya sebuah project program dalam sebuah departemen pertahanan di Amerika. Tepatnya menjadi prototype untuk sebuah mesin pembunuh yang sangat hebat, yang akhirnya disebut sebagai agen layaknya James Bond 007. Mempunyai insting kuat, pengalaman mempertahankan diri dan juga kualitas diri. Sayangnya, ia dianggap project yang gagal, sehingga harus dimusnahkan. Lha, film-film sejenis ini membuat saya berdecak kagum. Teknologi yang hebat, akting yang luar biasa, juga alur cerita yang sangat sulit ditebak.

Aku Hanya Ingin Menjadi Orang Baik!

Perjalanan hidup seperti perjalanan menuju ke Puncak, Bogor. Itu kata Agnes Monica. Perjalanan hidup bukanlah seperti roda, setelah berada di atas, kita harus dengan terpaksa, turun kembali ke bawah. Terinjak-injak. Tapi perjalanan hidup seperti ketika kita menuju ke puncak, berkelok-kelok, kadang naik, kadang turun, tapi pada intinya sedang menuju ke puncak tertinggi. Toh, setelah itu kita harus kembali turun ke dasar.

1 2